Tiga Hari untuk Sumateranya

  • Trip : Jakarta – Medan, Sumatera Utara via darat
  • Moda Transportasi : Bus ALS – Rp 550.000
  • Keberangkatan : Terminal Kampung Rambutan
  • Estimasi Waktu : Tiga Hari
  • Rute : Terminal Kampung Rambutan – Pangkalan ALS

Hari Pertama – santai dan siap untuk kejutan

Hari Kamis siang, tepatnya pukul 14.00 WIB, saya dijanjikan oleh penjual tiket bus ALS bahwa bus akan berangkat menuju Medan, Sumatera Utara. Saya layaknya penumpang yang tidak ingin menyusun rencana kedua, datang tepat pukul satu siang. Terminal kampung rambutan pada Kamis siang tidak terlalu ramai. Namun, saat pertama masuk terminal bus luar kota, semua orang yang saya temui menanyakan, tentunya dengan keramahan, tujuan saya dan apakah sudah membeli tiket. Sedikit saran untuk yang yang tidak terbiasa dengan keramahan orang-orang yang bekerja di terminal, jawab saja seperlunya dan sewajarnya.

Pukul 14.30 akhirnya saya diarahkan untuk menaiki bus. Selama satu jam setengah menunggu, saya berada di tempat tunggu bebas merokok dan masih dalam misi berhenti merokok saya yang ke 60 hari. Selama waktu tersebut saya telah menolak tiga kali tukang jam tangan yang sama, tukang tahu, minuman, dan anggur. Saya sudah punya satu bungkus oreo dan khong guan crakcers wafer jadi saya pikir itu sudah cukup untuk saat-saat kalau saya bosan di bus. Nantinya saya agak menyesal tidak membeli cukup banyak jajanan, karena pukul 16.00, oreo saya sudah tinggal dua biji. Bus yang ternyata kalau siang hari ACnya tidak terlalu kerasa itu baru keluar dari Terminal Kampung Rambutan pukul 16.00. Jadi selama setengah jam, saya hanya pindah tempat menunggu. Makin tidak sabar kejutan apa lagi yang menanti di bus ini.

tiket bus ALS

Berangkat dari Terminal Kampung Rambutan dengan penuh harapan bahwa bus akan langsung masuk ke jalan tol menuju Merak, tetapi nyatanya tidak. Bus mengarah ke Jakarta Timur dan masuk ke tempat yang bisa disebut pangkalan ALS. Disana ternyata banyak penumpang yang menunggu untuk naik bus yang saya tumpangi. Dari Terminal Kampung Rambutan bus hanya terisi tidak lebih dari enam orang dan kemudiaan menjadi hampir penuh saat keluar dari pangkalan. Belakangan selama di perjalanan saya baru tahu ternyata tidak semua penumpang ingin menuju Medan, hanya tiga orang saja yang berangkat dari Jakarta menuju Medan menggunakan bus ini di hari Kamis.


Mungkin banyak pertanyaan tentang bus ALS yang saya tumpangi ini, seperti bagaimana  kondisi bus, bagaimana jadwalnya, berapa banyak penumpang, dan lainnya. Sederhananya bus ALS memiliki jadwal keberangkatan dari Terminal Kampung Rambutan dan Pangkalan ALS di Jl. Raya Bekasi Jakarta Timur setiap hari. Kondisi dari tiga bus yang sempat saya lihat, tidak ada yang sangat nyaman untuk perjalanan lebih dari 24 jam, semuanya hanya cukup, jadi saya melakukan berbagai penyesuaian kenyamanan. Formasi kursi bus yaitu 2-2 dan selama perjalanan, saya selalu menikmati dua kursi untuk sendiri, cukup beruntung dibanding penumpang lain. Terdapat ruangan merokok dan toilet yang hanya bisa digunakan untuk buang air kecil, dimana saya hanya gunakan sekali. Air toilet berasal dari ember cat yang diisi tiap pemberhentian. Jadi kalau air habis dan belum waktunya bus untuk berhenti, ya sudah. Kadang, hanya kadang dan terkadang tiba-tiba satu pertiga penumpang bangku belakang bisa mencium bau tai. Mistis. Untungnya, AC yang siang itu saya ragukan, menjadi sangat dingin sekali saat malam tiba.

dalam bus ALS

Butuh waktu lebih dari satu jam saat bus berada di pangkalan. Mengapa? Karena sumber penghasilan bus ini tidak hanya dari jasa mengantarkan orang, tapi juga barang. Pengamatan saya selama melihat proses muat barang di atas bus, ALS benar-benar memaksimalkan jasa tersebut sebaik-baiknya. Saya dan penumpang lainnya hanya bisa menonton selama barang-barang tersebut dimuat ke atas bus. Bahkan setelah berangkat dari pangkalan sekitar pukul enam sore, bus masih mampir ke tempat yang sangat mencurigakan untuk memuat barang lagi dari sebuah truk. Lagi-lagi, saya dan penumpang lain hanya bisa menonton sampai barang-barang tersebut selesai dimuat. Pukul 19.40 secara resmi bus meninggalkan Jakarta menuju Pelabuhan Merak. つづく

ALS medan di pangkalan

Bus ALS Medan di pangkalan

Bagian I : Medan atau sekalian saja Saigon (Catatan Perjalanan)

Ladiesman217

Jarang membaca tapi jarang menulis. Doyan tidur.

Mungkin Anda juga menyukai

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: